Gila, Penjaga Kuburan Sampai Dipaksa Perang oleh Militer Ukraina

Berita229 Dilihat

Rabu, 9 Agustus 2023 – 18:25 WIB

VIVA – Seorang tentara Ukraina yang menjadi Tahanan Perang (PoW) militer Rusia, menceritakan bagaimana ia dipaksa mendaftar menjadi anggota Angkatan Bersenjata Ukraina (AFU) dan diterjunkan ke medan pertempuran.

Baca Juga :

Ukraina Ganti Lambang Uni Soviet Palu Arit di Patung Ibu Pertiwi

Tentara Ukraina itu adalah Andrei Yasko, yang mengaku berprofesi sebagai seorang petugas pemakaman. 

Yasko yang sedang dalam perjalanan pulang dari pemakaman, bertemu sekelompok prajurit Ukraina dan membawanya ke tempat pendaftaran militer.

Baca Juga :

Berpotensi Ancam Keamanan Nasional, AS akan Batasi Investasi Sektor Teknologi Sensitif di China

Dalam video yang dirilis Kementerian Pertahanan Rusia di saluran Telegram resminya, Yasko sangat kaget dan bahkan mengaku sama sekali tak memiliki persiapan apa pun untuk menjadi seorang tentara Ukraina.

VIVA Militer: Tentara bayaran asing yang mendukung Ukraina

Baca Juga :

Lemhanas Akan Bentuk Angkatan Siber Baru, Mabes TNI Angkat Bicara

Yasko juga mengatakan, setelah dilantik menjadi seorang prajurit tak seorang pun atasan memperhatikan kondisi anak buah termasuk dirinya.

“Saya sedang mengemudi dari pemakaman, mereka melepas saya dari prosesi pemakaman. Mereka membawa kami ke kantor pendaftaran dan (dipaksa) mendaftar militer. Tidak ada yang merawat kami,” ujar Yasko.

Halaman Selanjutnya

Yang lebih mengejutkan, Yasko menyaksikan sendiri jika ia dan beberapa rekannya sama sekali tak melihat sosok instruktur yang melatih dan bahkan tak dipimpin oleh seorang  komandan kompi.

img_title



Quoted From Many Source

Baca Juga  Disdik DKI Cek Sekolah Internasional Diduga Sediakan Toilet Gender Netral, Ini Hasilnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *